Sholat sunnah setelah shalat Jumat adalah ibadah sunnah yang dikerjakan setelah melaksanakan shalat Jumat berjamaah, terdiri dari 2 atau 4 rakaat dan memiliki keutamaan sebagai penyempurna ibadah Jumat serta penambahan pahala dari Allah SWT.
Status Hukum Shalat Sunnah Setelah Shalat Jumat
Sholat sunnah setelah shalat Jumat memiliki status hukum sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan berdasarkan dalil-dalil yang kuat dari Rasulullah SAW. Dalam kajian shalat sunnah secara umum, ibadah ini termasuk dalam kategori shalat rawatib yang menyertai shalat fardhu.
Dalil-dalil Pendukung
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim: “Apabila salah seorang di antara kalian selesai mengerjakan shalat Jumat, maka hendaklah ia shalat empat rakaat.” Hadits ini menjadi landasan utama disyariatkannya sholat sunnah setelah shalat Jumat.
Perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat yang tepat. Sebagian menganjurkan 2 rakaat, sebagian lain menganjurkan 4 rakaat. Namun, kedua pendapat ini memiliki dasar yang kuat dalam sunnah Nabi Muhammad SAW.
Pandangan Ulama Madzhab
Imam Syafi’i dan Imam Malik berpendapat bahwa sholat sunnah setelah shalat Jumat berjumlah 4 rakaat. Sementara Imam Abu Hanifah menganjurkan 2 rakaat. Perbedaan ini tidak mengubah esensi bahwa sholat sunnah setelah shalat Jumat tetap memiliki keutamaan yang besar.
Sebagai catatan, sholat sunnah setelah shalat Jumat ini termasuk dalam kategori shalat sunnah rawatib muakkad yang memiliki kedudukan penting dalam melengkapi ibadah wajib.
Jenis dan Jumlah Rakaat Shalat Sunnah Setelah Jumat
Sholat sunnah setelah shalat Jumat memiliki beberapa variasi dalam pelaksanaannya, namun secara umum terbagi menjadi dua jenis utama berdasarkan jumlah rakaatnya.
Sholat Sunnah 2 Rakaat
Berdasarkan riwayat Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW biasa mengerjakan sholat sunnah setelah shalat Jumat sebanyak 2 rakaat di rumahnya. Pelaksanaan 2 rakaat ini merupakan pilihan yang banyak dipraktikkan oleh para sahabat dan ulama.
Cara pelaksanaannya sama seperti sholat sunnah pada umumnya:
- Niat sholat sunnah ba’diyah Jumat
- Takbiratul ihram
- Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek
- Ruku’ dan sujud dengan tuma’ninah
- Salam setelah rakaat kedua
Sholat Sunnah 4 Rakaat
Berdasarkan hadits Muslim yang telah disebutkan sebelumnya, sholat sunnah setelah shalat Jumat dapat dikerjakan sebanyak 4 rakaat. Pelaksanaan 4 rakaat ini dapat dilakukan dengan dua cara:
Pertama, dikerjakan dengan 2 salam (2 rakaat + 2 rakaat). Kedua, dikerjakan dengan 1 salam (4 rakaat sekaligus). Kedua cara ini diperbolehkan dan memiliki dasar dalam sunnah.
Nah, dalam konteks shalat sunnah rawatib, sholat sunnah setelah shalat Jumat ini memiliki kemiripan dengan sholat sunnah rawatib lainnya seperti shalat sunnah isya dan shalat sunnah ashar dalam hal keutamaan dan tata cara pelaksanaannya.
Waktu dan Tata Cara Pelaksanaan yang Dianjurkan
Pemahaman tentang waktu dan tata cara yang tepat dalam melaksanakan sholat sunnah setelah shalat Jumat sangat penting untuk mendapatkan keutamaan yang sempurna.
Waktu Pelaksanaan
Sholat sunnah setelah shalat Jumat dikerjakan setelah shalat Jumat berjamaah selesai dilaksanakan. Waktu terbaik untuk mengerjakannya adalah segera setelah shalat Jumat, sebelum melakukan aktivitas lain atau berbicara hal-hal yang tidak penting.
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya, dan jika shalatnya rusak, maka rusaklah seluruh amalnya.” (HR. Thabrani)
Tata Cara yang Sesuai Sunnah
Berikut tata cara melaksanakan sholat sunnah setelah shalat Jumat yang sesuai dengan sunnah shalat:
- Berniat dalam hati untuk sholat sunnah ba’diyah Jumat
- Menghadap kiblat dengan khusyuk
- Mengangkat tangan dan membaca takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah (sunnah)
- Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek
- Melakukan ruku’ dengan thuma’ninah
- Berdiri i’tidal dengan thuma’ninah
- Melakukan sujud dengan thuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan thuma’ninah
- Melakukan rakaat berikutnya dengan cara yang sama
- Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri
Sebagai catatan, thuma’ninah (tenang sejenak dalam setiap gerakan) merupakan rukun shalat yang harus diperhatikan.
Tempat Pelaksanaan
Sholat sunnah setelah shalat Jumat dapat dikerjakan di masjid atau di rumah. Namun, berdasarkan sunnah, mengerjakannya di rumah lebih utama karena dapat menghindari riya’ (ingin dilihat orang) dan lebih menjaga kekhusyukan.
Rasulullah SAW bersabda: “Sholat seseorang di rumahnya lebih utama daripada sholatnya di masjidku ini, kecuali sholat fardhu.” (HR. Abu Dawud)
Keutamaan dan Hikmah Shalat Sunnah Setelah Jumat
Sholat sunnah setelah shalat Jumat memiliki banyak keutamaan spiritual dan hikmah yang mendalam bagi kehidupan seorang muslim.
Keutamaan Spiritual
Pertama, sholat sunnah setelah shalat Jumat merupakan penyempurna ibadah Jumat. Sebagaimana dijelaskan dalam shalat sunnah rawatib adalah, ibadah sunnah ini melengkapi kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi dalam shalat fardhu.
Kedua, sebagai penghapus dosa-dosa kecil. Rasulullah SAW bersabda: “Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa-dosa di antara waktu-waktu tersebut, selama dijauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)
Ketiga, meningkatkan derajat di sisi Allah SWT. Setiap rakaat sholat sunnah yang dikerjakan dengan ikhlas akan meninggikan derajat seorang hamba di akhirat kelak.
Hikmah Praktis dalam Kehidupan
Sholat sunnah setelah shalat Jumat mengajarkan kita tentang konsistensi dalam beribadah. Ibadah tidak hanya terbatas pada yang wajib saja, tetapi juga yang sunnah sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT.
Hikmah lainnya adalah melatih disiplin waktu. Dengan mengerjakan sholat sunnah segera setelah shalat Jumat, kita belajar untuk memprioritaskan ibadah di atas segala urusan duniawi.
Nah, perlu diketahui bahwa sholat sunnah setelah shalat Jumat juga membentuk kebiasaan positif dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT. Ibadah yang rutin dilakukan akan membentuk karakter spiritual yang kuat dalam diri seorang muslim.
Pengaruh terhadap Kualitas Ibadah
Sholat sunnah setelah shalat Jumat tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga mempengaruhi kualitas ibadah wajib kita. Dengan rutin mengerjakan sholat sunnah, hati menjadi lebih tenang dan mudah untuk khusyuk dalam shalat fardhu.
Sebagai penutup, mari kita senantiasa menjaga konsistensi dalam melaksanakan sholat sunnah setelah shalat Jumat. Semoga dengan ibadah ini, kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan ridha-Nya di dunia dan akhirat. Amin.






